Modifikasi Metode Pengujian Efektifitas Proteksi Lambung Pada Hewan Uji Tikus (Rattus Norvegicus) Yang Diinduksi Alkohol

Main Article Content

Andy Susbandiyah Ifada
Khairil Pahmi
Afdholul Kholiqatil Insani
Mia Karunia

Abstract

Tukak lambung atau gastric ulcer merupakan salah satu gangguan saluran pencernaan yang memiliki prevalensi yang tinggi. Kondisi ini disebabkan oleh utamanya produksi asam lambung yang berlebihan yang dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya penggunaan obat-obat antiinflamasi non steroid, konsumsi alkohol, serta adanya infeksi bakteri Helicobacter pylori. Gastric ulcer dapat mengakibatkan timbulnya komplikasi dimulai dari perdarahan di saluran cerna hingga kondisi yang lebih parah seeprti kanker, hingga kematian. Studi ini bertujuan untuk menemukan teknik eksperimental yang cocok untuk menguji efektifitas pemberian bahan uji yang diduga memiliki aktivitas proteksi pada lambung. Dalam melakukan uji ini salah satu yang penting adalah pemilihan metode induksi. Proses pembentukan luka secara cepat dapat diperantarai dengan pemberian alkohol konsentrasi tinggi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa induksi dengan alkohol sangat efektif dalam menghasilkan model hewan uji yang mengalami luka pada lambung. Waktu pemberian, dosis, kondisi serta kepekaan hewan uji juga memberikan pengaruh pada terbentuknya luka sehingga dapat mempengaruhi keberhasilan metode uji.

Article Details

How to Cite
Ifada, A., Pahmi, K., Insani, A., & Karunia, M. (2022). Modifikasi Metode Pengujian Efektifitas Proteksi Lambung Pada Hewan Uji Tikus (Rattus Norvegicus) Yang Diinduksi Alkohol. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 10(1), 35 - 37. https://doi.org/10.51673/jikf.v10i1.1091
Section
Articles

References

Datta De, D.; Roychoudhury, S. To be or not to be: The host genetic factor and beyond in Helicobacter pylori mediated gastro-duodenal diseases. World J. Gastroenterol. 2015, 21, 2883–2895. [CrossRef] 

Ikechukwu Emmanuel Peter, Mary Theresa Onwuka Akachukwu, Florence Nwakaego Mbaoji, Martha Nneoma Ofokansi, Chukwuemeka Sylvester Nworu. Evaluation of the Antiulcer Activity of Methanol/Methylene Chloride Leaf Extract of Chromolaena odorata (L.) in Rats. Trends Nad. Prod. Res. 1(2) : 87-98, 2020.
Kelly, G.S. (1997). Hydrochloric Acid: Physiological Functions and Clinical Implications. Alternative Medicine Review, Vol. 2 (2).
Kuna, L., Jakab, J., Smolic, R., Raguz-Lucic, N., Vcev, A., & Smolic, M. (2019). Peptic ulcer disease: a brief review of conventional therapy and herbal treatment options. Journal of clinical medicine, 8(2), 179.
Nuraida, E., & Hadi, M. (2020). Effectiveness of neem (Azadirachta indica a. juss) bark extract as a gastroprotektor. JKKI; 11(2) : 150-156
Sivakrishnan, S., & Anbiah, S. V. (2021). ANIMALS USED IN EXPERIMENTAL PHARMACOLOGY AND 3 RS. Pharmacophore, 12(1).
Søreide, K.; Thorsen, K.; Harrison, E.M.; Bingener, J.; Møller, M.H.; Ohene-Yeboah, M.; Søreide, J.A. 
Perforated peptic ulcer. Lancet 2015, 386, 1288–1298.