Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Bawang Putih Tunggal (Allium Sativum L.) terhadap Jamur (Candida Albicans)

Main Article Content

Dahlia Andayani
Rauhul Akbar Kurniawan

Abstract

Bawang putih (Allium sativum L.) merupakan salah satu tumbuhan yang telah banyak dimanfaatkan selain sebagai bumbu dapur juga sebagai obat tradisional. Penelitian ini yang diuji adalah bawang putih siung tunggal yang diekstrak melalui proses maserasi dengan pelarut etanol 96%. Penelitian ini merupakan penelitian true eksperimental dengan menggunakan ekstrak etanol bawang putih tunggal (Allium sativum L.) yang bertujuan untuk membuktikan apakah ekstrak etanol bawang putih tunggal tersebut memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan jamur (Candida albicans). Ekstrak dibuat menjadi lima konsentrasi yaitu 20%, 40%, 60%, 80%, 100%, selanjutnya dilakukan uji daya hambat pada jamur (Candida albicans) uji menggunakan metode sumuran dengan media SDA (Saboroud Dekstrose Agar). Hasil dari penelitian menunjukkan ekstrak etanol bawang putih dapat menghambat pertumbuhan jamur (Candida albicans) pada konsentrasi 100%, 80%, 60%, 40% dengan rata- rata diameter zona hambat dari masing-masing konsentrasi adalah 21,4 mm, 18,6 mm, 14,8 mm, dan 11,6 mm.Sedangkan konsentrasi 20% tidak menghasilkan zona hambat. Dari hasil penelitian terbukti ekstrak etanol bawang putih tunggal memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan jamur (Candida albicans).

Article Details

How to Cite
Andayani, D., & Kurniawan, R. (2014). Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Bawang Putih Tunggal (Allium Sativum L.) terhadap Jamur (Candida Albicans). Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 2(1), 15-19. Retrieved from http://ejournal.unwmataram.ac.id/jikf/article/view/124
Section
Articles