Pengaruh Pelaksanaan Festival Moyo Terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pada Pajak Hotel Dan Pajak Restoran Di Kabupaten Sumbawa Tahun 2013-2017

  • Fathnun Imamah
Keywords: Pengaruh, Fesival Moyo, PAD, Pajak, Restoran

Abstract

Tuntutan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) semakin besar seiring dengan semakin banyaknya kewenangan Pemerintah yang dilimpahkan kepada daerah disertai pengalihan Personil, Peralatan, Pembiayaan, dan Dokumentasi (P3D) ke daerah dalam jumlah besar. Sementara, sejauh ini dana perimbangan yang merupakan transfer keuangan oleh pusat kepada daerah dalam rangka mendukung pelaksanaan Otonomi Daerah, meski jumlahnya relatif memadai yakni sekurang-kurangnya sebesar 25% dari penerimaan dalam negeri dari APBN, namun daerah harus lebih kreatif dalam meningkatkan pendapatan asli daerahnya untuk meningkatkan akuntabilitas dan keluasan dalam pembelanjaan APBD nya. Sumber-sumber penerimaan daerah yang potensial harus digali secara maksimal, namun tentu saja didalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk diantaranya adalah pajak daerah dan retribusi daerah yang memang telah sejak lama menjadi unsur Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang utama. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan Pajak Hotel bernilai negatif dan tidak berperngaruh signifikan pada pengaruh pelaksanaan Festival Moyo terhadap peningkatan PAD Kabupaten Sumbawa. Pajak Hotel dan Pajak Restoran tidak memiliki pengaruh yang signifikan pada pengaruh pelaksanaan Festival Moyo terhadap peningkatan PAD Kabupaten Sumbawa.

Published
2018-10-10
How to Cite
Imamah, F. (2018). Pengaruh Pelaksanaan Festival Moyo Terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pada Pajak Hotel Dan Pajak Restoran Di Kabupaten Sumbawa Tahun 2013-2017. Jurnal SIKAP (Solusi Ilmiah Kebijakan Dan Administrasi Publik), 2(02), 9-18. Retrieved from http://ejournal.unwmataram.ac.id/sikap/article/view/596