Karakterisasi Nano Liquid Soap Berbahan Baku VCO (Virgin Coconut Oil) Dengan Penambahan Filtrat Buah Mentimun

  • Rauhul Akbar Kurniawan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Pramudya Ollga S.S Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Keywords: Antioksidan, Buah Mentimun (Cucumis sativa L.), Virgin Coconut Oil (VCO), nano liquid soap

Abstract

Infeksi kulit masih menjadi masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat di negara berkembang termasuk Indonesia. penggunaan sabun mandi cair merupakan salah satu cara untuk melindungi kulit dari infeksi bakteri dan mencegah penyakit infeksi kulit dengan penambahan bahan alamI yang dapat menangkal radikal bebas.  Buah mentimun merupakan buah yang memiliki kandungan potassium dan vitamin C dengan kadar cukup tinggi sehingga sangat efektif dalam menangkal radikal bebas yang membuat manusia mengalami penuaan d ini, vitamin C dalam mentimun membantu mencerahkan, mengencangkan kulit dan mencegah kerutan.  Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian true eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui gejala atau pengaruh yang timbul akibat adanya perlakuan tertentu seperti karakteristik sifat fisik nano liquid soap dengan bahan baku VCO yang ditambahkan filtrat buah mentimun (Cucumis sativa L.) Sampel yang digunakan adalah buah mentimun. Formulasi dibuat dengan  konsentrasi yang berbeda-beda (0%, 10%, 15%, dan 20% dengan uji karakteristik sifat fisik nano liquid soap seperti uji pH, transmitan, tinggi busa, dan organoleptis. Hasil penelitian yang dilakukan dengan konsentrasi 0%, 10%, 15%, 20% pada uji pH memenuhi standar SNI 06-4085-1966 yang memiliki parameter 8-11. uji transmitan hanya formulasi dengan konsetrasi 10% yang memenuhi standar dan uji organoleptik memenuhi standar SNI yaitu warna khas, bau khas, dan penampilan cair homogeni. Kesimpulan formulasi yang paling bagus antara konsentrasi 0% , 10%, 15%, 20% yaitu formulasi 10% pada uji pH (9,2), transmitan (94,7% ), dan organoleptik. karena formulasi dengan kosentrasi 10% yang memiliki tingkat kemaksimalan yang bagus untuk pembuatan nano.

References

Abdassah, M. (2009). Nano partikel dengan gelasi ionik. 15, 45–52.
Agusta, W. T. (2016). Optimasi formula sabun cair antibakteri ekstrak etanol daun sirih merah (piper crocatum ruiz &pav ) dengan variasi konsentrasi virgin coconut oil (VCO) dan kalium hidroksida. Pontianak.
Anwar, B. (2005). kimia (Gramedia). Bandung.
Fajarini, M. N. (2016). Pengaruh masker mentimun terhadap pengurangan hiperpigmentasi pada kulit wajah. 9–14.
Huda, N. (2016). Karakterisasi self-Nanoemulsifying Drug Delivry Syistem (SNEDDS) Minyak Buah Merah. 3, 2.
Irmayanti, P. Y. (2014). Optimasi formula sabun mandi cair dari ekstrak kulit manggis (Garcinia Mangostana Linn). 237–242.
Keristiana. (2012). Ekstraksi pigmen antosianin buah senggani (Melastoma malabathricum L) dengan fariasi jenis pelarut. 1, 1.
Kurniawan, R. akbar. (2017). Formulasi dan karakterisasi solid self-nanoemolsifying drog delivery system (S-SNEDDS) ekstrak akar purwoceng gunung (Artemisia lactiflora Wall. Ex D.C.). Yogyakarta.
lagos. (2015). Peluang produk fragrance sabun di pasar nigeria. (5).
Lolo, W. A. (2016). Formulasi dan pengujian aktivitas antibakteri sabun cair ektrak etanol daun ekor kucing (Acalypha hispida Burm.F) terhadap pertumbuhan bakteri staphy;ococcus aureus. 5, 3.
Maharani. (2017). Karakterisasi nanoemulsi ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.). Farmasi Udayana, 6, 1.
Misluna. (2016). Uji daya hasil tanaman mentimun (Cucumis saivus L.) hibrida hasil persilangan varietas. In skripsi. Bandar Lampung.
Napitupulu, M. (2015). Respon tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) terhadap jenis POC dan konsentrasi yang berbeda. XIV, 15–26.
Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Predianto, H. (2017). Produksi Sabun Mandi Cair Berbahan Baku VCO yang Ditambahkan Dengan Ekstrak Wortel (Daucus carotta). 10(1), 26–30.
Purnomo, Y. (2007). Proses pembuatan VCO (Virgine Coconut Oil) secara enzimatik menggunakan papain kasar. 2(2), 136–141.
Rukmana, H. R. (2016). Budi daya dan pascapanen tanaman obat unggulan. Yogyakarta: Lily publishe.
Santoso, K. puguh. (2018). Pengaruh ketimun ( cucumis sativus ) sebagai antioksidan terhadap perlindungan keru-suhan membran sel akibat antioksidan terhadap perlindungan kerusuhan memran sel akibat pemberian asap rokok. 6, 1–6.
Sari, R. (2017). Pengujian Aktivitas Antibakteri Sabun Cair dari Ekstrak Kulit Daun Lidah Buaya Antibacterial Activity Assay of the Liquid Soap from the Extract of Aloe vera Leaf Peel Abstrak. 4(3), 111–120.
Setyoningrum, E. N. M. (2010). Optimasi formula sabun transparan dengan fase minyak virgin coconut oil dan surfaktan cocoamidopropyl betaine: aplikasi desain faktorial. Yogyakarta.
Silsia, D. (2017). Pengaruh konsentrasi KOH terhadap larakteristik sabun cair beraroma jeruk kalamansi dari minyak goreng bekas. 7(1), 11–19.
Slamet Yadi, La Karimuna, dan L. S. (2012). Pengaruh pemangkasan dan pemberian pupuk organik terhadap produksi tanaman mentimun ( Cucumis ativus L.) effects of pruning and organic fertilizer on the yield of. 1(2), 107–114.
Sofia, D. (2007). Respon pertumbuhan dan produksi mentimun (Cucumis sativus L).
Syamsul, E. siswanto. (2014). Uji aktivitas perasan buah mentimun ( Cucumis sativus L ) sebagai biolarvasida terhadap larva nyamuk Aedes aegypti L. 11.
Wahyudi, F. tri. (2018). Pengaruh aplikasi pupuk hayati dan pupuk pelengkap cair pada tumbuhan dan produksi tanaman mentimun.
Widiasnita, B. U. (2016). Formulasi dan evaluasi sediaan sabun mandi cair dari ekstrak buah tomat (lycopersicum esculentum mill) dengan menggunakan basis minyak zaitun.
Widyasanti, A. (2017). Pembuatan sabun cair berbasis virgin coconut oil (VCO) dengan penambahan minyak melati (Jasminum Sambac) sebagai essential oil. Jurnal Teknotan, 11(2), 1. https://doi.org/10.24198/jt.vol11n2.1
Published
2021-03-03
How to Cite
Kurniawan, R., & S.S, P. (2021). Karakterisasi Nano Liquid Soap Berbahan Baku VCO (Virgin Coconut Oil) Dengan Penambahan Filtrat Buah Mentimun. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 9(1), 46 - 50. https://doi.org/10.51673/jikf.v9i1.1098