Deskripsi Pengetahuan Siswi Kelas X tentang Pentingnya Mengkonsumi Tablet Tambah Darah (TTD) di SMAN 1 Pringgasela Lombok Timur

  • Erniawati Pujiningsih Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Kurniatun Kurniatun Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Keywords: Pengetahuan, Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD)

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak kemasa dewasa. Batasan usia remaja menurut WHO adalah usia 10-19 tahun,yang di tandai dengan perubahan fisik dan mental. Remaja putrid memerlukan perhatian khusus dalam hal kesehatan dikarenakan kebutuhan zat besi pada remaja putri meningkat karena pertumbuhan dan datangnya menstruasi,sehingga sangat rentan sekali terjadi anemia. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengetahuan siswi kelas X tentang pentingnya mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) di SMAN 1 Pringgasela Lombok Timur.

Penelitian ini  menggunakan studi deskriptif  hanya mengetahui tentang pentingnya mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Jumlah sampel adalah 30 orang yang dipilih dengan Total Sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner.

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar Pengetahuan siswi kelas X tentang pentingnya mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) yaitu 17 responden berada dalam kategori baik, dan 13 responden berada dalam kategori cukup. Diharapkan siswi kelas X mampu mempertahankan pengetahuannya mengenai pentingnya mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).

References

Achadi, 2013. Problem dan Mengatasi Anemia Pada Ibu hamil. Trans Info Media. ANDI OFFSET : Yogyakarta Arisman, 2010. Asuhan Kebidanan Patologi. Trans Info Media : Jakarta
Budiarti, 2012. Efektivitas Pemberian Tablet Tambah Darah (Tablet Fe) Terhadap Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Di Puskesmas Kemayoran Kabupaten Bangkalan. Jurnal Skripsi.
Cunningham dkk, 2005. Obstetri Williams. EGC : Jakarta Istiarti, 2000. Ilmu Kebidanan, Penanganan dan Pencegahan Pada Ibu Hamil. Trans Info Media : Jakarta
Ikhsan Soebroto, 2009. Cara Mudah Mengatasi Problem Anemia. Bangkit : Yogyakarta
Kemenkes, 2010. Situasi dan Analisis Gizi. Jakarta Manuaba. 2007. Pengantar Kuliah Obstetri. EGC : Jakarta Megasari, 2012. Anemia dan Anemia Kehamilan. Nuha Medika : Yogyakarta
Kotwal, Atul. 2016. Iron Deficiency Anemia Among Children In South East Asia: Determinants, Importance, Prevention And Control Strategies. Diakses tanggal 13 Januari 2017 dari http://dx.doi.org/10.1016/j.cmrp.2016.05.009
Mochtadi, 2009. Anemia dan Anemia Kehamilan. Nuha Medika : Yogyakarta Nugraheny , 2010. Asuhan Kebidanan Patologi. Pustaka Rihama : Yogayakrta Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta. Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta
Pratiwi, Eka. 2015. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Anemia Pada Siswi MTs Ciwadan Cilegon-Bantun Tahun 2015. Diakses tanggal 7 Februari 2017 dari http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/29680/1/E
Sitohang, Devita Sophie. 2015. Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Tentang Anemia Defisiensi Besi di SMA N 15 Medan. Diakses tanggal 20 Februari 2017 dari http://download.portalgaruda.org/article.php?article=59062&val=4132.
Soetjiningsih, 2010. Buku Ajar Tumbuh Kembang Remaja Dan Permasalahannya. Jakarta: CV. Sagung Seto
Published
2020-09-02
How to Cite
Pujiningsih, E., & Kurniatun, K. (2020). Deskripsi Pengetahuan Siswi Kelas X tentang Pentingnya Mengkonsumi Tablet Tambah Darah (TTD) di SMAN 1 Pringgasela Lombok Timur. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 8(2), 38 -41. https://doi.org/10.51673/jikf.v8i2.1100