Identifikasi Kecendrungan Pemilihan Jajanan di Sekolah Pada Siswa SDN 2 Kota Mataram
Abstract
Makanan jajanan biasanya didominasi dengan kandungan karbohidrat yang tinggi dan hanya sedikit mengandung protein, vitamin, atau mineral. Salah satu jenis makanan jajanan, berupa snack ringan seringkali ditambahkan BTM (Bahan Tambahan Makanan) dengan tujuan untuk memperbaiki aroma, tekstur, rasa, penampakan, serta umur simpan makanan (Ary Istiani dan Ruslianti, 2013).
Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kecendrungan pemilihan jajanan anak sekolah di SDN 2 Mataram. Penelitian ini menggunakan teknik survey deskriptif yaitu mengidentifikasi kecendungan pemilihan jajanan anak sekolah dasar di SDN 2 Mataram, jumlah sampel adalah 39 siswa. Alat pengumpulan data yang di gunakan adalah kuesioner.
Hasil penelitian didapatkan 64% siswa cendrung mengkonsumsi jajanan siap saji kemasan dan 74,4 % siswa cendrung mengkonsumsi air putih selama disekolah.
Kesimpulan: siswa sekolah dasar lebih cendrung memilih jajajanan kemasan siap saji dan memilih air putih untuk dikonsumsi selama disekolah.
Diharapkan: perlu keterlibatan sekolah, tenaga kesehatan, orang tua dalam memberikan pemahaman tentang jajanan sehat serta penerapan aturan jajanan yang boleh dijual di sekitar sekolah.
References
BPOM 2019. Produk Pangan Anak Masih Aman Dikonsumsi. www.rsd.bondowoso.or.id. (28 Agustus 2019 https://ejournal.poltekkes denpasar.ac.id/index.php/JPMS/article/view/JPMS2307/485
Damayanti, R., Lutfiya, I., & Nilamsari, N. (2019). The Efforts To Invrease Knowledge About Balances Nutrition At Elementary School. Journal of Community Service and Engagements 01, 28–33. https://doi.org/10.20473/dc.v1i1.2019.28-33
Hairil Akbar, Dkk. 2021. Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Orang Tua dalam Memilih Jajanan Sehat pada Siswa di DN 1 Upai Kecamatan Kotamobagu Utara. https://www.jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/PJKM/article/view/1514/1295
Istiany, Ari dan Rusilanti. 2013. Gizi Terapan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Jadgal, M. S., Sayedrajabizadeh, S., Sadeghi, S., & Moghaddam, T. N. (2020). Effectiveness of nutrition education for elementary school children based on theory of planned behavior. Current Research in Nutrition and Food Science, 8(1), 308–317. https://doi.org/10.12944/CRNFSJ.8.1.29
Kemenkes RI. 2013. Angka kecukupan gizi yang dianjurkan bagi bangsa indonesia. Jakarta
Kurnia Wicaksono Widodo, 2015. Minuman Ringan Menyebabkan Obesitas Pada Anak Usia Sekolah. journal.poltekkesdepkes-sby.ac.id/index.php/KEP/article/view/450
Mendikbud RI, 2019. Gizi dan kesehatan anak usia sekolah dasar. Penerbit; Southeast Asian Ministers of Education Organization, Regional Centre for Food and Nutrition (SEAMEO RECFON) mentri pendidikan dan kebudayaan republic indonesia; Jakarta
Notoatmodjo, S. (2018). Metogologi penelitian kesehatan. PT Rineka Cipta; Jakarta
Rafsanjani,T.M.dkk. 2022. Hubungan Pengetahuan, Konsumsi Jajanan Cepat Saji terhadap kejadian Tonsilitis pada Anak Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh. https://www.jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/PJKM/article/view/3104/2508
Ratna dan Triska., 2017. Hubungan Kebiasaan Sarapan, Kecukupan Zat Gizi dan Cairan Dengan Daya Konsentrasi Anak Sekolah Dasar. Media Gizi Indonesia. 12 (2): 123-128
Warlenda, S.V., 2018. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Praktek Pemilihan Makanan Jajanan di Sekolah Dasar Negeri 29 Pekanbarutangkerang Selatan Bukit Raya Tahun 2017. Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan, Vol. 8 No. 2, Halaman 95-100