Faktor Risiko Riwayat Abortus Terhadap Kejadian Abortus Spontan di Puskesmas Kota Mataram
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar risiko riwayat abortus sebelumnya terhadap kejadian abortus spontan di Puskesmas Kota Mataram.
Desain penelitian adalah kajian kasus kontrol (case control study) dengan unit observasi yang terdiri atas kelompok kasus dan kelompok kontrol. Sampel penelitian sebanyak 194 responden, yaitu kelompok kasus 97 responden dan kelompok kontrol 97 responden yang diambil secara purposif. Data dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji Odds Ratio, dan analisis multivariat dengan regresi logistik berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel berisiko terhadap kejadian abortus spontan, yaitu riwayat abortus OR= 0,51 (95% CI: 0,290 – 0,909 p=0,031). Ibu dengan ada riwayat abortus memiliki risiko untuk mengalami abortus spontan 2,0 kali daripada ibu yang tidak ada riwayat abortus. Untuk menghindari adanya abortus ulang perlu direncanakan untuk menjarangkan kehamilan dan pembatasan jumlah anak dengan mengikuti program KB dengan metode jangka panjang.
References
Baba S., dkk. 2011. Risk Factors of early Spontaneus abortions among Japanese: a matched Case Control study. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21156724 Human Reproduction, Vol. 26 No. 2, 466-476.
Binali C.dkk. (2016). Effect of socio-cultural factors on spontaneous abortion in Burdur, Turkey: A population based case-control study. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5103144. diakses November 2016
Bobak, 2000, Maternity and Gynecology Care, 5 th.ed. Philadelphia: Mosby
Bothamley dan Maureen. 2012. Patofisiologi dalam Kebidanan, EGC, Jakarta
Burai M. Dkk. 2017. Miscarriage in First Trimester: Risk Factors and Sonographic Assessment in Sudanese Pregnant Women. International Journal of Health Sciences & Research (www.ijhsr.org) 52 Vol.7; Issue: 2; February 2017. Diakses 25 november 2016
Clare T. Oliver-Williams. 2015.Racial variation in the number of spontaneous abortions before a first successful pregnancy, and effects on subsequent pregnancies. http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S002072921500123X.
Data Dinas Kesehatan Kota Mataram. 2015. Dinas Kesehatan Kota Mataram.
Dinas Kesehatan Propinsi NTB. 2015. Profil Kesehatan Propinsi NTB
Fadlun dan Feryanto. 2012. Asuhan Kebidanan Patologi. Salemba Medika. Jakarta
Gezahegn Tesfaye, dkk. 2014. Induced Abortion and Associated Factors in Health Facilities of Guraghe Zone, Southern Ethiopia. http://dx.doi.org/10.1155/2014/295732 . diakses 21 november 2016
Hannah Roseline, dkk. 2015. Prevalence and factors contributing towards
medical termination of pregnancy. www.mcmed.us/journal/ijogr . diakses 20 november 2016.
Ika saptarini, 2016. Determinan kehamilan tidak diinginkan di indonesia (analisis data sekunder riskesdas 2013) http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/kespro/article/view/5096/4438. Diakses 20 november 2016
Jaishree Bamniya,dkk. 2015. Pregnancy outcome in patients with threatened abortion and abnormal early sonographic markers: A prospective study. Journal DOI: 10.7439/ijbar. Diakses 2 desember 2016.
Kamus Bahasa Indonesia (online), Kamus Bahasa Indonesia.org/kerja/mirip. Diakses 20 november 2016
Kementrian Kesehatan RI, 2015. Profil Indonesia Sehat
Kenneth J. Leveno, F Gary C., dkk. 2005. Obstetri Williams. Buku Kedokteran. Jakarta
Laporan Rekam Medik, 2016. Rumah Sakit Umum Daerah Propinsi Nusa Tenggara Barat.
Lemeshow, S, Homer,D.W., and Klar, J.1990. Besar Sampel Dalam Penelitian Kesehatan, Gajah Mada University Press, Yogyakarta
Lena M. Adel,dkk. 2015. Determinants of Spontaneous Abortion: A Hospital Based Case -Control Study in Ajman, UAE . www.gulfmedicaljournal.com . diakses 3 desember 2016.
Linda Kalilani-Phiri, dkk. 2014. The severity of abortion complications in Malawi. www.elsevier.com/locate/ijgo . diakses 3 desember 2016.
Manuaba, I.G.B dkk. 2010. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan Keluarga Berencana. Edisi 2. EGC. Jakarta
Muchtar Rustam. 2008. Sinopsis Obstetri. Jakarta: EGC
Mustafa Adelaja Lamina. 2015. Prevalence of Abortion and Contraceptive Practice among Women Seeking Repeat Induced Abortion in Western Nigeria. http://dx.doi.org/10.1155/2015/486203. diakses 20 november 2016
Notoatmojo,S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. PT. Rineka Cipta: Jakarta
Ni Luh Dina P.,dkk. 2014. Faktor resiko yang berhubungan dengan abortusspontan.http://www.academia.edu/13006668/faktor_yang_mempengaruhi_abortus. Diakses 30 november 2016
Nursalam. 2008. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Salemba Medika, Jakarta
Prawirohardjo, S. 2006. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Yayasan Bina Pustaka. Jakarta
Rasha A Mohamed,dkk. 2014. Overview on Recurrent Pregnancy Loss etiology and risk factors. www.ijamscr.com. Research Vol-2(2) 2014[154-156]
Riskesdas, 2013. Badan penelitin dan pengembangan kesehatan kemenkes RI. Diakses 2 oktober 2016
Silmi, dkk. 2014. Faktor-faktor risiko kejadian abortus. http://jurnal.fkep.unand.ac.id/index.php/ners/article/view/63. diakses 1 desember 2016
Stang. 2014. Cara Praktis Penentuan Uji Statistik dalam Penelitian Kesehatan dan Kedokteran, Mitra Wacana Media. Jakarta.
Tan TC,dkk. 2014. Risk Factors Associated with Threatened Miscarriage: ACase- Control Study https://www.omicsgroup.org/journals/lifestyle-risk-factors-associated-with-threatened-miscarriage-a-casecontrol-study-jfiv.1000123.pdf . diakses 3 desember 2016.
Titik kuntari, dkk. 2010. Determinan abortus di Indonesia. http://download.portalgaruda.org/article.php?article=269742&val=7113&title=Determinan%20Abortus%20. Diakses 1 desember 2016
Umar N. Jibril , dkk. 2014. Spontaneous abortion among women admitted into gynaecology wards of three selected hospitals in Maiduguri, Nigeria http://www.academicjournals.org/AJPP . diakses 3 desember 2016.
Wahyuni H. 2012. Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Abortus di Wilayah Puskesmas Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat Tahun 2011. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
Wiknjosastro, dkk. 2011. Ilmu Kebidanan, Yayasan Bina Pustaka , Jakarta