Rasionalitas Penggunaan Obat Pada Pasien Ispa (Pneumonia dan Non Pneumonia) Anak Di Puskesmas Mataram
Abstract
Rasionalitas penggunaan obat khususnya obat-obat ISPA merupakan faktor penting yang harus dipahami oleh Tenaga Kesehatan khususnya Tenaga Medis dan Tenaga Farmasi. Penggunaan obat yang rasional akan memberikan jaminan kepada pasien bahwa obat yang didapat oleh pasien sudah sesuai dengan kondisi dan penyakit yang diderita serta menunjang upaya pemulihan kesehatan. Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan infeksi yang terdapat pada Saluran Nafas Atas maupun Saluran Nafas Bagian Bawah. Penyakit infeksi ini dapat menyerang semua umur. Akan tetapi, anak-anak, bayi dan balita paling rentan untuk terinfeksi penyakit infeksi ini. Penelitian ini bertujuan Mengetahui Rasionalitas (Tepat Obat, Tepat Dosis, Tepat Pasien, Tepat Interval waktu pemberian, dan Waspada efek samping obat) Penggunaan Obat Pada Pasien Pneumonia dan Non Pnemonia Anak di Puskesmas Mataram. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif dan menggunakan metode prospektif dengan melihat rasionalitas penggunaan obat ispa (pneumonia dan non pneumonia) pada anak. Sampel yang digunakan pasien ISPA (pneumonia dan non pneumonia) anak usia 2-11 tahun di Puskesmas Mataram. Hasil penelitian ini menunjukkan rasionalitas penggunaannya yaitu tepat obat dan tepat pasien sebanyak 100%, tepat dosis sebanyak 79,62%, dan tepat interval waktu pemberian yaitu 10%. Berdasarkan waspada efek samping obat ISPA didapatkan hasil efek samping Chlorfeniramin Maleat (CTM) yang muncul sebanyak 70%, Glyceryl Guaiacolate (GG) sebanyak 55%.
References
Departemen Kesehatan RI. 2008. ISO Farmakoterapi. ISFI. Jakarta.
Departemen Kesehatan RI. 2016. Pedoman Pemberantasan Penyakit ISPA. Jakarta
Desianty, S. 2005. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Komitmen Organisasi Pada PT. Pos Indonesia (Persero) Semarang. Jurnal Studi Manajemen & Organisasi. Vol. 2 No. 1, Januari 2005
Misnadiarly. (2008). Penyakit Infeksi Saluran Napas Pneumonia Pada Anak Balita
Notoatmodjo, S .2010., Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: RinekaCipta
Notoatmodjo, S .2012., Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: RinekaCipta
WHO. 2003. Respiratory Acute Infections. Dalam Trimutiara. 2010. Infeksi Saluran Pernafasan Akut.
Jankgnet, R., Lashof, A. O., Gould, I.M., Van der Meer, J. W. M., 2000, Antibiotic Use in Ducth Hospital 1991-1996, Journal of Antimicrobial Chemotherapy 45, 251-256.