Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Antibiotika di Dusun Sabang Sumbawa Besar

  • Nur Radiah Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Trisnawati Trisnawati Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Keywords: Antibiotika, Analisis Tingkat Pengetahuan, Masyarakat, Dusun Sebewe

Abstract

Antibiotika merupakan obat yang banyak diresepkan pada pasien, namun sering di salahgunakan pemakaiannya oleh masyarakat. Akibatnya terjadinya peningkatan resistensi kuman terhadap antibiotika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang antibiotik di Dusun Sabang Sumbawa Besar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian descriptif. Alat yang digunakan adalah kuisioner. Sampel penelitian menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 146 orang. Data untuk menggambarkan tingkat pengetahuan disajikan dalam bentuk persentase (%) dengan kategori (baik,cukup dan kurang).  Hasil penelitian menunjukkan dari karakteristik umur jumlah responden tertinggi pada kelompok usia 46-55 tahun sebanyak 35,61%, untuk karakteristik pendidikan jumlah responden tertinggi pada pendidikan SMA sebanyak 27,40% dan karakteristik pekerjaan jumlah responden tertinggi pada pekerjaan sebagai petani sebanyak 53,42%. Tingkat pengetahuan masyarakat di Dusun Sabang Desa Sebewe Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa Besar  dengan kategori baik sebanyak 13,01%, cukup sebanyak 47,95% dan kurang sebanyak 39,04%. Tingkat pengetahuan rata-rata dikategorikan cukup.

References

Anonim, 2011. Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Anonim, 2011. Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik, Direktorat Jendral Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Jakarta.
Baltazar, F., Azevedo, M.M., Pinheiro, C., Yaphe, J., 2009, Portuguese students' knowledge of antibiotics: a cross-sectional study of secondary school and university students in Braga, 1-6 , BMC Public Health, Portugal.
Oyetunde, Olugbake, O.,Famudehin, K.,F., 2010, Evaluation of use of antibiotic without prescriptionamong young adults, African Journal of Pharmacy andPharmacology Vol. 4(10), Nigeria.
Pratiwi, R. I. 2013. Penggunaan Antibiotika Tanpa Resep Dikalangan Mahasiswa Pendidikan Dokter, Keperawatan, Gizi Kesehatan, Farmasi, Kedokteran Gigi Univerrsias Gadjah Mada Yogyakaryta. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Pulungan, S. 2010. Tingkat Pengetahuan Tentang Penggunaan Antibiotika Di Kalangan Mahasiswa Non Medis Universitas Sumatera Utara. Medan: Fakultas Kedokeran Sumatera Utara.
Rizal, Y. 2011. Hubungan Perilaku Cara Mendapatkan Pengobatan Penderita Uretritis Gonore Akut Non Komplikasi Pria Terhadap Resistensi Obat. Padang: Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.
Shehadeh, M., Suaifan, G., Darwis, R.M. , Wazaify, M., Zaru, L. & Alja’fari, S., 2011, Knowledge, attitudes and behavior regarding antibioticsuse and misuse among adults in the community of Jordan.A pilot study,Vol 15(30), Saudi Pharmaceutical Journal, Saudi Arabia.
Sun K. S., Seongmi, M. & Eun, J. K., 2011, Public Knowledge and Attitudes Regarding Antibiotic Use in South Korea, J Korean Acad Nurs Vol 41 No.6, South Korea.
Sweetman, S. C. 2009. Martindale The Complete Drug Reference Thirty-Sixth Edition. London: Pharmaceutical Press.
Tjay, T. H. 2007. Obat-Obat Penting, Khasiat, Penggunaan Dan Efek Sampingnya. Jakarta:PT Elex Media Komputindo.
Published
2017-09-04
How to Cite
Radiah, N., & Trisnawati, T. (2017). Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Antibiotika di Dusun Sabang Sumbawa Besar. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 5(2), 33-35. https://doi.org/10.51673/jikf.v5i2.549