Kepatuhan Terapi Farmakologi dan Non Farmakologi Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Tanjung Karang Tahun 2017
Abstrak
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah melebihi batas normal sebagai akibat dari kelainan sekresi insulin, berkurangnya sensitivitas reseptor insulin, maupun keduanya. Diabetes Mellitus dibagi menjadi 3 yaitu diabetes mellitus tipe I, diabetes mellitus tipe II, dan diabetes gestasional. Prevalensi DM di dunia terus mengalami peningkatan dan diperkirakan jumlah pasien akan terus bertambah. Diabetes Mellitus yang tidak dikendalikan dengan baik dapat menyebabkan terjadinya komplikasi sehingga sangat diperlukan kepatuhan pasien dalam menjalankan terapi farmakologi dan non farmakologi. Untuk mengetahui kepatuhan terapi farmakologi dan non farmakologi pada pasien Diabetes Mellitus tipe II di Puskesmas Tanjung Karang, Kota Mataram. Metodologi penelitian menggunakan deskriftif, di mana pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Non Random Sampling (Non Probability), yaitu dengan teknik Purposive Sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 49 responden. Didapatkan dari 49 responden yaitu 26 responden (53%) yang patuh menjalankan terapi farmakologi sedangkan 23 responden (47%) tidak patuh menjalankan terapi farmakologi. Kepatuhan yang tertinggi ada pada ketepatan dosis. Hasil kepatuhan terapi non farmakologi diperoleh sebanyak 7 responden (14,2%) yang patuh sedangkan 42 responden (85,7%) yang tidak patuh menjalankan terapi non farmakologi. Ketidakpatuhan yang paling tinggi ada berkaitan dengan jadwal makan. Dalam hal kepatuhan terapi farmakologi didominasi oleh responden yang patuh, sedangkan kepatuhan terapi non farmakologi didominasi responden yang tidak patuh.
Referensi
American Diabetes Asociaton (ADA), 2012.Standar of Medical Care in Diabetes.Diabetes Care, Volume 35, No 1, Januari 2012
Almatsier, S.2007. Penuntun Diet EdisiBaru. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Arikunto, S.2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta
Adnyani, S.R., Widiyantari, D.M., dkk., 2015. Hubungan Health Locus Of Control Dengan Kepatuhan Penatalaksanaan Diet DM Tipe II Di Pagubayan DM Puskesmas III Denpasar Utara. Coping Ners Journal. Vol. 3, No. 3, Edisi September - Desember 2015.
Abdulazeez, F.I., 2014. Medication Adherance Amongst Diabetec Patient in a Tertiary Healthcare Institution In Central Nigeria. Tropical Jurnal of Pharmaceutic al Research. Vol. 3, No. 6
Dikes Kota Mataram. Profil Kesehatan Kota Mataram Tahun 2013
Desianty, S. 2005. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Komitmen Organisasi Pada PT. Pos Indonesia (Persero)Semarang. Jurnal Studi Manajemen & Organisasi. Vol. 2 No. 1, Januari 2005
Fathurrohman, I., Fadhilah M, 2016. Gambaran Tingkat Risiko Dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Risiko Diabetes Mellitus Tipe II di Buaran Serpong,Jurnal kedokteran Yarsi. Volume 24, Nomer 3, 2016 hlm 186-202.
Insan, W.N., Lestari, K., dkk. 2013. Pengaruh Pelayanan Informasi Obat Terhadap Keberhasilan Terapi pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Farmasi Klinik Indoesia. Volume 2. No. 4, desember 2013
Moore, M.C. 2012. Buku Pedoman Terapi Diet Dan Nutrisi Edisi 2. Jakarta: Hipokrates
Misnadiarly, 2006.Ulcer Gangren Infeksi Diabetes Mellitus Mengenali Gejala Menanggulangi Mencegah Komplikasi. Jakarta: Pustaka Populer
Notoatmodjo, S .2010. Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI). 2006. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan DM Tipe 2 di Indonesia. Jakarta
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI). 2011. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan DM Tipe 2 di Indonesia. Jakarta
Pratita ND. 2012. Hubungan Dukungan Pasangan Dan Health Locusof Control Dengan Kepatuhan Dalam Menjalani Proses pengobatan Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II.Jurnal Ilmiah Universitas Surabaya.Volume 1, Nomer 1, 2012
Safitri, I.N.2013. Kepatuhan Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Ditinjau Dari Locus Of Control. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan. Vol.01, No.02, Agustus 2013
Smelzer.2001.Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner dan Sudari Edisi ke-8 vol terjemahan H.Y. Kuncara et al. Jakarta: EGC
Siswandono, Soekardjo.2008. Kimia Medisinal Edisi ke-2. Surabaya : Airlangga University Press
Toharin, S.N., Cahyati, W, dkk., 2013. Hubungan Modifikasi Gaya Hidup Dan Kepatuhan Konsumsi Obat Antidiabetik Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2Di RS Qim Batang Tahun 2013.Unnes Journal Of Public Health. Vol. 4, No. 2, 2015
Yulianti, S.R., Mukaddas, A, dkk., 2014. Profil Pengobatan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Instalasi Rawat Inap RSUD Undata Palu Tahun 2012. Online Jurnal of Natural Science. Vol. 3, No 1, 2014 hlm 40-46.
Wahyuningrum, R., Wahyono, D., dkk. 2016. Wawancara Motivasi Apoteker Untuk Kepatuhan Terhadap Pengobatan Diabetes mellitus Tipe 2. Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi-Unsrat. Vol 5 No. 2. Mei 2015