Profil Efektivitas Obat Hipertensi Captopril dan Amlodipin Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Wilayah Kerja Puskesmas Selaparang Periode Juni Tahun 2017

  • Ika Andhyka Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • M. Sidrotullah Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Elvvi Elvvi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Keywords: Profil, Efektivitas, Obat Hipertensi, rawat jalan, Puskesmas Selaparang

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi medis yang kronis dimana tekanan darah meningkat di atas tekanan darah yang disepakati normal sesuai dengan JNC VIII. Obat – obat yang biasa digunakan yakni Captopril dan Amlodipine pada terapi hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil efektifitas antihipertensi captopril dan amlodipin pada pasien hipertensi rawat jalan di Puskesmas Selaparang periode Juni 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan menggunakan metode prospektif  dengan mengukur tekanan darah sebelum dan setelah diberi obat. Kemudiandinilai adanya penurunan tekanan darah selama 7 sampai 30 hari kedepan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amlodipin dapat menurunkan tekanan darah sistolepasien rata-rata sebesar 16,4 mmHg. Captopril dapat menurunkan tekanan darah sistole pasien rata-rata sebesar 8,6 mmHg. Persentase kejadian efek samping udema akibat penggunaan amlodipin sebesar 50%, dan akibat penggunaan captopril batuk kering sebesar 60%.

References

Aronow,W.S., Fleg, J.L., Pepine, CJ., Artinian, N.T., 2011. ACCF/AHA 2011 Expert Consensus Documen on Hypertension in Elderly: A Report of American College of Cardiology Foundation Task Force on Clinical Expert Consensus Document, JACC, Vol.57.
Babatsikou, F., and zavitsanou, A., 2010. Epidemiology of hypertension in Elderly, HSJ, 4.
Baharuddin., Kabo, P., Suwandi, D., 2013. Perbandingan Efektiftas Dan Efek Samping Obat Antihipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi. Bagian Farmakologi Fakultas Ilmu Kedokteran , Universitas Hasanudin : Makassar.
Bakri S, Suhardjono, J Djafar., 2001. Hipertensi Pada Keadaan Keadaan Khusus, dalam S Suyono, Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, edisi ke-3, Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia: Jakarta.
Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik DitjenBina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Depertemen, 2006. Pharmaceutical Care Untuk Penyakit hipertensi. Bakti Husada:Jakarta.
Eliot ,W.J., Ram, C.V.S., 2011. Calcium Chanel Blocker, The Journal of, M. Clinical Hypertension, Vol 13 (9).
Gibney, M.J., BM,. Kearney.MJ., arab,L. 2009. Gizi Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC. pp 54.
Ikawati,Z., Jumiani,S. dan Putu,I.D.P.S. 2008. Kajian Keamanan Pemakaian Obat Antihipertensi di Poliklinik Usia Lanjut RS DR. Sardjito. Yogyakarta. Jurnal Farmasi Indonesia Vol. 4 No. 1.
Informasi Spesialite Obat (ISO), volume 48 2013-2014: Indonesia
Kabo,P. 2011. Bagaimana menggunakan obat-obat kardiovaskular secara rasional. Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Nurmainah , Ahmad Fudholi. 2013. Persistensi Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 8, No. 1.
Notoatmojo , Soekidjo., 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. PT Rineka Cipta: Jakarta.
Palupi,R., Gunawan,A., Sala,R., Triastuti,E., 2013. Profil Pola Terapi Antihipertensi dan Kontrol Tekanan Darah Pasien ERSD(end renal disease): Malang.
Prasetio,S.D, dan Chrisandyani,D., 2009. Gambaran Efek Samping Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi di Instalasi Rawat Inap RS PKU Muhammadiah :Yogyakarta.
Ruilope ,L. M., 2005. Eficacy snd tolerability of combination therapy with valsartan plus hydrochlorothiazide compared with amlodipine monotherapy in hypertensive patients with other cardiovascular risk factor ; the VAST study.
Suryono, S. 2011. Patofisiologi Diabetes Mellitus dalam buku Penatalaksanaan Diabetes Terpadu sebagai Panduan Penatalaksaan Diabetes Mellitus bagi dokter maupun educator diabetes. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.pp 11
Tyashapsari, W.E., Zulkarnain, A.K., 2012. Penggunaan Obat pada Pasien Hipertensi di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi Semarang, Majalah Farmasetik, Vol. 8 (2).
.Zidek W, Schrader J. Luders S, Matthaei S, Hasslacher C, Hoyer J, et al 2012. Ramipril-based versus diuretic-based antihypertensive primary treatment in patient with pre-diabetes study. Cardiovascular Diabetology.
Published
2019-03-04
How to Cite
Andhyka, I., Sidrotullah, M., & Elvvi, E. (2019). Profil Efektivitas Obat Hipertensi Captopril dan Amlodipin Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Wilayah Kerja Puskesmas Selaparang Periode Juni Tahun 2017. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 7(1), 5-9. https://doi.org/10.51673/jikf.v7i1.566