Eksudat Daun Pecut Kuda (Stachytarpheta Jamaicensis (L) Vahl) Sebagai Alternative Obat Penyembuh Luka

  • Rizki Nugrahani Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Dahlia Andayani Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Dedy Wirawan Sukmanadi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Keywords: Eksudat, Pecut Kuda, Penyembuhan Luka

Abstract

Masyarakat menggunakan tanaman pecut kuda sebagai obat luka dengan cara yang masih tradisional yaitu dengan cara daunnya dikunyahkunyah atau ditumbuk sampai agak halus kemudian ditempelkan pada bagian yang luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas eksudat daun pecut kuda (Stachytarpheta jamaicensis (L) Vahl) terhadap penyembuhan luka sayat pada kelinci (Oryctolagus cuniculus). Metode penelitian yang digunakan adalah metode true eksperimental yang merupakan pengelompokan anggota kelompok lain dan kelompok eksperimen atau perlakuan, dengan rancangan penelitian posttest control only design, yaitu rancangan eksperimen sungguhan, hanya saja bedanya tidak diadakannya pretest. Digunakan 5 ekor kelinci sebagai hewan uji, hewan uji kontrol negatif diberikan aquadest, hewan uji kontrol positif diberikan propidone iodine, dan hewan uji kelompok perlakuan eksudat daun pecut kuda volume pemberian 0,1 ml, 0,3 ml, dan 0,5 ml. Hasil pengamatan menunjukkan kelompok perlakuan yang diberikan eksudat daun pecut kuda volume 0,5 ml dan kontrol positif sembuh, pada hari ke-12, kelompok perlakuan dengan eksudat daun pecut kuda volume 0,1 ml dan volume 0,3 ml sembuh pada hari ke-13, kemudian kontrol negatif sembuh pada hari ke-15. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah eksudat daun pecut kuda (Stachytarpheta jamaicensis (L) Vahl) memiliki aktivitas sebagai penyembuh luka sayat yang hampir sama dengan providone iodine pada hewan uji kelinci (Oryctolagus cuniculus).

References

Dewi, S. P. 2010. Perbedaan Efek Pemberian Lender Bekicot (Achatina Fulica) dan Gel Bioplacenton TM Terhadap Penyembuhan Luka Bersih Pada Tikus Putih . Universitas Sebelas Maret. Surakarta .(Online, https://core.ac.uk/download/pdf/16506928.pdf)
Drug Information Online. 2009. Povidone/Iodine Side Effects. http://www.drugs. com/sfx/povidone-iodine-side-effects.html, 15 Desember 2009
Evaria dan Rince Suciati. 2007. MIMS Indonesia petunjuk konsultasi. Edisi 7 2007/2008. Jakarta: PT. InfoMaster atas lisensi dari CMPMedica. p. 258, 335, 349-51, 354
Kumala Sari L.O.R. 2006. Pemanfaatan Obat Tradisional dengan Pertimbangan Manfaat dan Keamanannya. Majalah Ilmu Kefarmasian, Vol. III, No.1, April 2006, 01 – 07.
Indrayani. L., Soetjipto H., Sihasale L.2006. Skrining Fitokimia Dan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Pecut Kuda (Stachytarpheta Jamaicensis L. Vahl) Terhadap Larva Udang Artemia Salina Leach. Berk Penel. Hayati:12(57–61).
Sashidharan, S. Yoga , L. Zuraini, S. 2007. Antidiarrheal and Antimicrobial Activities Of Stachytarpheta Jamaicensis Leaves. Indian journal Of Pharmacology. Vol 39. Issue 5.
Pujiastutik,Y.E., Hapsari N. 2018. Perbandingan Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dengan Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) Terhadap Luka Bakar Derajat Ii Tikus (Rattus Novergicus). Jurnal Wiyata. Vol. 5 No. 1
Handayani, F. Sundu, RKarapa. H.N. 2016 dan Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Biji Pinang (Areca Catechu L.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Kulit Punggung Mencit Putih Jantan (Mus musculus). Jurnal Ilmiah Manuntung, 2(2), 154-160.
Noorhamdani AS, Aurora H, dan Aldiani A, 2012. Uji Efektivitas Ekstrak Daun Meniran (Phyllanthus niruri L.) Terhadap Bakteri E. coli Secara In Vitro. Skripsi. Tidak dipublikasikan. Malang : Universitas Brawijaya.
Published
2019-03-04
How to Cite
Nugrahani, R., Andayani, D., & Sukmanadi, D. (2019). Eksudat Daun Pecut Kuda (Stachytarpheta Jamaicensis (L) Vahl) Sebagai Alternative Obat Penyembuh Luka. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 7(1), 23-26. https://doi.org/10.51673/jikf.v7i1.570