Hubungan Tingkat Stress Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri Kelas X dan XI di MA Hidayaturrahman NW Menggala

  • Erniawati Pujiningsih Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Sofian Hadi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Keywords: Stress, Keputihan, Remaja Putri

Abstract

Remaja adalah suatu masa kehidupan individu dimana terjadi eksplorasi psikologis untuk menemukan identitas diri. Pada masa transisi dari masa anak-anak kemasa remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan kejadian keputihan pada remaja putri kelas X dan XI.

Metode penelitian ini menggunakan studi korelasi dimana peneliti ingin mencari hubungan antara variabel yang satu dengan yang lain. Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis dengan menggunakan softwere program SPSS dengan menggunakan alat uji peringkat dari Chi Square. Hasil dari penelitian ini yaitu 7 responden yang mengalami stress normal, dimana 5 (20%) yang mengalami keputihan dan 2 (8%) yang tidak keputihan. Dari 9 responden yang mengalami strss ringan,dimana 4 (16%) yang mengalami keputihan dan 5 (20%) yang tidak keputihan. Dari 9 responden yang mengalami stress sedang, dimana 7 (28%) yang mengalami keputihan dan 2 (8%) yang tidak keputihan.

Berdasarkan hasil analisa tentang hubungan tingkat stres dengan kejadian keputihan pada remaja putri didapatkan hasil tidak signifikan, dimana didapatkan p value = 0,301 >0,05 yang artinya Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak ada hubungan tingkat stres dengan kejadian keputihan pada remaja putri kelas X dan XI di MA Hidayaturrahma NW Menggala. Saran dari peneleiti yaitu Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang analisis dan faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian keputihan yang berkaitan dengan usia menarche dan perlu dilakukan kegiatan rutin konseling psikologi remaja dan kesehatan reproduksi remaja, agar dapat mencegah terjadinya keputihan fisiologis menjadi keputihan patologi pada remaja, sehingga dapat mencegah terjadinya infertilisasi yang biasa disebabkan oleh keputihan patologis.

References

Alimul, Aziz,H, 2007. Pedoman Wawancara Keputihan. repository.usu.ac.id. Akses18 Februari 2019.
Alimul, Aziz,H, 2012. Pengolahan Data. Akses repository.uinjkt.ac.id >dspace>bitstream.
Arikunto, 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta :Rineka Cipta.
Atmi, 2017.Data Keputihan Remaja Putri NTB. www.academia.edu. 15 Februari 2019.
Buku Panduan Proposal Dan Karya Tulis Ilmiah Universitas Nahdlatul Wathan Mataram, Fakultas Ilmu Kesehatan. Akses 23 Maret 2019.
Ita, 2013. www.risetdikti.com. Diakses tanggal 18 Juli 2019.
Kozier, 2011. Konsep Stress.www.academia.edu. Akses 6 Maret 2019.
Kusmiran, 2011.Kesehatan Reproduksi remaja Dan Wanita. Salemba medika : Jakarta.
Kusmiran, Eny. 2014. Kesehatan Reproduksi remaja Dan Wanita. Salemba medika : Jakarta.
Kusyani, Asri.2012. Kuesioner Gambaran Tingkat Stress. Skripsi.
Maulana, 2008. Konsep Keputihan. https://etheses.uin malang.ac.id.Akses 10 Maret 2019.
Monalisa, 2012. Dampak Keputihan. https://etheses.uin malang.ac.id.Akses 10 Maret 2019.
Mumpuni, Y., & Ari Wulandari. 2010. Cara jitumengatasi stress. Yogyakarta :penerbit andi.S.
Notoatmodjo, Soekidjo, 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta: Jakarta.
Notoatmodjo, Soekidjo, 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta: Jakarta.
Nursalam, 2008. Dalam Kusyani, 2012. Kuesioner Cara Menilai Stress.Yogyakarta.
Priyoto, 2014. Konsep Manajemen Stress. Nuhamedika :Yogyakarta.
Ranti, s, 2009.http://www. Remaja –usia 16-19 tahun. Html diakses tanggal (2/3/2017).Hari rabu.
Ratna, Dewi, P, 2010. Konsep Keputihan. Jakarta.
Sudibyo, 2013. Penegrtian Kerangka Konsep. https://sbm.binus.ac.id. Akses 16 Maret 2019
Sugiyono, 2014. Pengertian Kerangka Konsep. Jakarta.
Sugiyono, 2017. Metode Penelitan. Yogyakarta.
Sumiati, 2010. Penanganan Stress.CV Trans Info Media : Jakarta.
Susanto, 2013. Faktor Penyebab Keputihan. www.risetdikti.com. Diakses tanggal 18 Juli 2019.
Teviningrum., dan Krisnawati, 2010. www.risetdikti.com. Diakses tanggal 13 Juli 2019.
Wijayanti, 2009. Klasifikasi Keputihan. www.academia.edu. Akses18 Maret 2019.
Wulandar, Poppy, 2016. www.risetdikti.com. Diakses tanggal 19 Juli 2019.
Yanti, S, 2009. www.ristekdikti.com.Diakses tanggal 15 Juli 2019.
Published
2019-09-02
How to Cite
Pujiningsih, E., & Hadi, S. (2019). Hubungan Tingkat Stress Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri Kelas X dan XI di MA Hidayaturrahman NW Menggala. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 7(2), 63-66. https://doi.org/10.51673/jikf.v7i2.581