Pengaruh Perlakuan Rebusan Gula Aren (Arenga Pinnata) Yang Diberikan Perolar Terhadap Stamina Mencit Dengan Metode Natatory Exhaution

  • M. Sidrotullah Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Khairil Pahmi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Amrillah Amrillah Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Keywords: Gula aren, stamina mencit, natatory exhautin

Abstract

Di indonesia tanaman aren banyak terdapat dan tersebar hampir di seluruh wilayah nusantara, khususnya di darerah-daerah  perbukitan yang lembab dan tumbuh secara individu maupun secara berkelompok (Lempang, 2012). Aren (Arenga pinnata Merr) merupakan jenis tanaman palem-palema yang memiliki kandungan fruktosa dan sukrosa yang tinggi. Menurut Darwin (2013), gula adalah karbohidrat yang sederhana karena dapat larut dalam air dan langsung diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi. Sifat kimia yang dilaporkan oleh Novariant dkk., 2002 adalah mengandung sukrosa 13,9-74,9%, karbohidrat 11,28%, protein 0,2%, lemak 0,02%, dan abu 0,24%. Gula  aren sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai obat penambah stamina karena  mangandung komponen gula yang dominan dalam bentuk sukrosa (gabuangan antara glukosa dan fruktosa). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perlakuan rebusan gula aren (Arenga pinnata) yang di berikan peroral terhadap penambah  setamina mencit.

Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan  pre test post test only controlled group design. Yaitu jenis penelitian yang  melakukan pengamatan terhadap kelompok kontrol sebelum dan setelah diberi suatu tindakan (Notoatmojo. 2012).

Hasil penelitian ini adalah rata-rata waktu lelah renang mencit dengan menggunakan uji perlakuan kontrol positif, kontrol negatif, dan kosentrasi 100% yang berbeda secara signifikan. sedangkan rata-rata waktu lelah mencit uji perlakuan kosentrasi 20%, kosentrasi 40%, kosentrasi 60%, kosentrasi 80% tidak berbeda secara signifikan. Dari keseluruhan konsentrasi yang dibuat hanya konsentrasi 100% yang memiliki pengaruh terhadap peningkatan setamina pada mencit.

References

Alam, S. dan Suhartati, 2000. Pengusahaan hutan aren rakyat di Desa Umpunge Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan. Buletin Penelitian Kehutanan Vol.6 No.2 2000 : 59-70. Balai Penelitian Kehutanan, Ujung Pandang.
Anonim. 1995. Standard Industri Indonesia (SNI) Gula Palma 01-3743-1995. Dewan Standarisasi Nasional. Jakarta.
Andiningsari . P . 2009. Hubungan faktor internal dan eksternal terhadap kelelahan (fatigue) pada pengemudi travel x trans jakarta trayak jakarta-bandung. Universitas indonesia jakarta
Barlina, R. dan A.Lay, 1994. Pengolahan nira kelapa untuk produk fermentasi nata de coco, alkohol dan asam cuka. Jurnal Penelitian Kelapa Vol.7 No.2 Thn.1994. Balai Penelitian Kelapa, Manado.
Burger, D.H 1970 sejarah ekonomi sosiologi indonesia jilid I. Pradjapramita. Djakarta
Chawla. J. 2014 Neurologisc effects of caffeine fakultas kedokteran Universitas Andalas
Firmansyah MW. 1992. Mempelajari Pengaruh Penambah Bahan Pengawet Terhadap Umur Simpan Nira Siwalan (Borassus flaberina Linn). Serta Mutu Gula Merah, Gula Semut dan Sirup yang Dihasilkan [Skripsi Penelitian]. 102.
Ghozali imam. (2018). Stuktural equition medeling partial least square, edisi kedua semarang badan penerbit Universitas Diponegoro.
Gunawan, gan sulistia. Farmakologi dan terapi edisi 5. Departemen Farmakologi dan Terapeutik FKUI.2007.
Hadi, S. 1991. Distribution and potential of arenga palm in the outer islands of Indonesia. Pengumuman (Edisi khusus) No.15 Thn.1991: 3-8. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan, Bogo
Hays.2011. Manfaat dan khasiat kafein. Jakarta
Heyne. K. 1950. Pohon aren dan manfaat produksinya. Jakarta
Ismanto, A. 1995. Pohon kehidupan : Aren (Arenga pinnata Merr). Badan pengelola gedung manggala wanabakti dan prosea Indonesia, Jakarta. Hal 7-13.
Lee. I. A 2014. Antihperlipidemie effect of crocin isolated from teh fructus of gardinin jasmirod es, and its metabolite erocetin. Biol pharm bull 28 (11): 2108-2110.
Lempang, M., 2000. Rendemen Produksi Gula Aren (Arenga pinnata Merr). Buletin Penelitian Kehutanan ; 6 No. 1-2000 : 17-28. Balai Penelitian Kehutanan Ujung Pandang.
Lempang, M., 2006. Rendemen dan Kandungan Nutrisi Nata Pinnata Yang Diolah dari Nira Aren. Jurnal Penelitian Hasil Hutan ; 24 No. 2-2006 : 133-144. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.
Lutony TL. 1993. Tanaman Sumber Pemanis. PT. Penebar Swadaya. Jakarta.
Maharani. 2014. Pengaruh Penambahan Natrium Metabisulfit dan Suhu Pemasakan Dengan Menggunakan Teknologi Vakum Terhadap Kualitas Gula Merah Tebu. Keteknikan Pertanian. Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Brawijaya (Jurnal). Malang.
Marsigit, W. 2005. Penggunaan Bahan Tambahan Pada Nira dan Mutu Gula Aren Yang Dihasilkan di Beberapa Sentra Produksi di Bengkulu. Universitas Bengkulu (Jurnal) vol: 42- 48. Bengkulu.
Mutschler, E., (1986), Dinamika Obat, diterjemahkan oleh Widianto, M.B. dan Ranti, A.S., Penerbit ITB, Bandung
Misra pujaidin. 2008. Pembuatan teh rendah kafein melalui proses ekstraksi dengan pelarut etil asetat. Jurnal katalisator
Nursalim utami.2013. pengaruh ekutansi merek terhadap keputusan pembelian “praglenmore” Banyuwangi
Novarianto, R., M. Lintang dan G.H. Joseph. 2002. Pengolahan gula semut dari nira aren.jakarta
Notoatmodjo.s.2012. metologi penilitian kesehatan rineka cipta.jakarata
Nleforth.A.K 1995 stimulan sistem saraf pusat,prinsip-prinsip kimia medisisnal Yogyakarta Gadjah Mada Universitas press.
Nehling. 2010. Pengaruh minuman ynag berenegi terhadap kaffein terhadap denyut jantung daan tekanan darah serta Vozmax. United
Pontoh, J. 2013. Penentuan Kandungan Sukrosa Pada Gula Aren Dengan Metode Enzimatik. Manado.
Rumokoi MMM. 1990. Manfaat tanaman aren (Arenga pinnata Merr). Buletin Balika ; No. 10-1990 : 21-28. Balai Penelitian Kelapa. Manado.
Ramadani P., I. Khaeruddin, A. Tjoa dan I.F. Burhanuddin. 2008. Pengenalan Jenis-Jenis Pohon Yang Umum di Sulawesi. UNTAD Press, Palu.
Soeseno S. 1992. Bertanam Aren. Penebar Swadaya. Jakarta.
Soetomo. 1981. Kelelahan dalam penerbangan cermin dunia kedokteran NU.24;49-51
Sunanto H. 1993. Aren Budidaya dan Multiguna. Kanisius. Yogyakarta.
Sigit. 2011. Uji stimulansia ekstrak kulit umbi bawang putih (Allium satuvurm L) pada mencit galur swiss. Universitas Medisina
Smith 1988.dalam hendrayati 2015 .Morfologi mencit. Jakarta
Thurner. 2014. Uji efek tonik madu rambutan pada mencit putih jantan dengan metode Natatori ekxhaustion. Publikasi
Published
2019-09-02
How to Cite
Sidrotullah, M., Pahmi, K., & Amrillah, A. (2019). Pengaruh Perlakuan Rebusan Gula Aren (Arenga Pinnata) Yang Diberikan Perolar Terhadap Stamina Mencit Dengan Metode Natatory Exhaution. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 7(2), 83-86. https://doi.org/10.51673/jikf.v7i2.585