Studi Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Penyakit Menular Seksual di SMA Islam Al-Ikhwan Sesait Kayangan Kabupaten Lombok Utara

  • Erniawati Pujiningsih Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram
  • Diny Kusumawardani Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram
Keywords: Pengetahuan, Remaja, Penyakit Menular Seksual.

Abstract

Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah salah satu infeksi saluran repoduksi (ISR) yang ditularkan melalu hubungan kelamin. Infeksi saluran repoduksi merupakan infeksi yang disebabkan oleh masuk dan berkembangbiaknya kuman penyebab infeksi kedalam saluran repoduksi. Kuman penyebab infeksi tersebut dapat berupa jamur, virus, dan parasit. Salah satu penyakit menular seksual yaitu Human immunodeficiency Virus (HIV)/ Acquired Immune Deficiency (AIDS).

Tujuan penelitian  ini untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Penyakit Menular di SMA Islam Al-Ikhwan Sesait Kayangan Kabupaten Lombok Utara. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif. Dimana di dapatkan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 40 responden yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan.

Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat menunjukan bahwa tingkat pengetahuan remaja tentang Penyakit Menular Seksual di SMA Islam Al-Ikhwan Sesait didominasi oleh responden yang memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 24 responden (63,1%), yang memiliki tingkat pengetahuan Cukup sebanyak 12 responden (27,4%), sedangkan yang paling rendah yaitu tingkat pengetahuan baik sebanyak 4 responden (10,5%).

References

Arikunto, S. 2012. Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta. Rineka Cipta
Ahira,2010.Pengertian penyakit menular seksual http://jurper.co.id(Diakses pada tanggal 25 februari 2019, jam 10.25 wita
FIK UNW Mataram,2019. Buku panduan penyusunan Proposal dan KTI.
Ernawati,2010. Cara penularan penyakit menular seksual dan penyebabnya. http://www.rsjakarta.co.id(Diakses pada tanggal 23 februari 2019, jam 01.10 wita).
Manuaba, 2010. Tanda dan gejala penyakit menular seksual.http://juper.co.id(Diakses pada tanggal 26 februari 2019, jam 02.50 wita)
Daili, S. F. (2010). Penyakit menular seksual. Jakarta : FKUI
Word Health Organization, (2014). Sexually transmitted infections (STIs)
http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs110/en/
Soetjiningsih, 2010. Buku Ajar: Tumbuh kembang remaja dan permasalahannya. Jakarta : Sagung Seto.
Hurlock, E . B . (2010). Psikologi perkembangan : Suatu perkembangan sepanjang rentan kehidupan. Jakarta : Erlangga.
Notoatmodjo,S.2012, Metodelogi Penelitian Kesehatan, RinekaCipta:Jakarta
Nursalam, 2010. Konsep dan Penerapan Metodelogi Penelitian Keperawatan (Pedoman Skripsi, Tesis dan Instrumen Penelitian Keperawatan Selemba Medika: Jakarta
Notoatmodjo, S. 2013. Di kutip dari wawan dan dewi. 2011. Teori Dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Manusia. Nuha medika Yogyakarta
Naylor, 2010.Pengertian remaja. http://juper.co.id(Diakses pada tanggal 11 februari 2019, jam 02.45 wita)
Puji, 2010. Pengertian masa remaja dan tahap perkembangan remaja.http://www.depkes.co.id(Diakses pada tanggal 15 februari 2019, jam 01.15 wita)
Sarwono, 2005. Tingkat perkembangan remaja. http://jurper.co.id(Diakses pada tanggal 15 februari 2019, jam 12.30 wita)
Setiadi, 2013. Konsep dan praktek penulisan riset keperawatan. Edisi dua, Jakarta : Graha ilmu
Dinkes, NTB 2017. Profil kesehatan Kabupaten/kota diprovinsi NTB Tahun 2017.Subag program Dikes Provinsi NTB Tahun 2017.
Published
2021-08-31
How to Cite
Pujiningsih, E., & Kusumawardani, D. (2021). Studi Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Penyakit Menular Seksual di SMA Islam Al-Ikhwan Sesait Kayangan Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 9(1), 1-4. https://doi.org/10.51673/jikf.v9i1.732