Gambaran Pengetahuan Keluarga Tentang Kegawatdaruratan Hipoglikemia Pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Cakranegara
Abstract
Hipoglikemia merupakan penyakit kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan segera, karena jika terlambat bisa mengakibatkan penurunan kesadaran, kejang hingga kerusakan permanen pada otak. Sehingga peran keluarga sangat penting dalam mengenal keadaan kesehatan dan perubahan-perubahan yang dialami anggota keluarga. Hal tersebut dapat meminimalisir komplikasi dan kematian pada anggota keluarga yang sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan keluarga tentang kegawatdaruratan hipoglikemia pada penderita diabetes mellitus. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Tehnik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling dengan jumlah sampel 30 responden.. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan keluarga kurang yang dipengaruhi oleh karakteristik responden yaitu usia, pendidikan dan jenis kelamin. Tugas dan peran keluarga begitu kompleks, hal ini dapat menyebabkan kurangnya perhatian keluarga terhadap keluarga yang sakit. Peningkatan pengetahuan perlu diberikan seperti kunjungan rumah oleh tenaga kesehatan sebagai bentuk perhatian agar keluarga dapat menentukan manajemen dan perilaku apa yang harus digunakan untuk mengatasi penyakit anggota keluarga.
References
Depkes (2018). Data dan informasi profil Kesehatan Indonesia. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Data-dan-Informasi_Profil-Kesehatan-Indonesia-2018.pdf
Permatasari, Desy Ayu (2020). Studi Literatur Identifikasi Faktor yang mempengaruhi Kejadian Hipoglikemia pada Pasien Diabetes Melitus. Universitas Muhammaddiyah Malang. http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/68307
Rudiyana IW, Purwanto E & Setiawan (2017). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan Keluarga tentang Penganan Hipoglikemia pada Pasien Diabetes. Perpustakaan Poltekkes Kemenkes kaltim. http://repository.poltekkes-kaltim.ac.id/id/eprint/752
Saeedi P, Petersohn I, Salvea p, et al, (2019). Global and regional diabetes prevalence estimates for 2019 and projections for 2030 and 2045: Results from the International Diabetes Federation Diabetes Atlas, 9th edition, vol.157, Elsevier. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0168822719312306.
Silalahi, L. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Tindakan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 Correlation Between Knowledge And Precaution Diabete Mellitus Type 2. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion Ad Health Education, 7(2), 223–232. https://doi.org/10.20473/jpk.V7.I2.2019.223-232
Tri Astuti (2013). Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga dengan Tugas Kesehatan Keluarga dalam Merawat lansia Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Temon 1 Kulon Progo. http://repository.unjaya.ac.id/894/1/Tri%20Astuti_3209027_nonfull.pdf
Wahyuni, K. I., Prayitno, A. A., & Wibowo, Y. I. (2019). Efektivitas Edukasi Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Terhadap Pengetahuan dan Kontrol Glikemik Rawat Jalan di RS Anwar Medika. Jurnal Pharmascience, 6(1), 1. https://doi.org/10.20527/jps.v6i1.6069
Yohanes Dion, Yaseinta Betan.( 2013). Asuhan Keperawatan Keluarga Konsep Dan Praktik. Yogyakarta: Nuha Medika