Hubungan Tingkat Pengetahuan PasienTuberculosis (TB) Dengan Kepatuhan Minum Obat di Puskesmas Gunung Sari.

  • Nur Radiah Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Tony Fernan Diansa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Lale Syifaun Nufus Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Keywords: Tuberculosis (TB), Tingkat Pengetahuan, Kepatuhan Minum Obat

Abstract

Di puskesmas Gunungsari, prevelensi penyakit Tuberculosis cukup tinggi. Dimana Tuberculosis menempati posisi kedua tertinggi dalam sepuluh penyakit terbanyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan pasien tuberculosis dengan kepatuhan minum obat di puskesmas gunungsari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dan  crossectional study yaitu data yang menyangkut variabel dependen dan independen akan dikumpulkan secara bersamaan. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 192 pasien dengan sampel yang didapatkan sebanyak 130 pasien, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah porpusive sampling. Hasil penelitian diketahui bahwa  pengetahuan pasien tentang Tuberculosis sebagian besar kategori kurang dengan frekuensi  52 orang (40%) dan kepatuhan minum obat sebagian besar  kategori tidak patuh dengan frekuensi 71 orang (54,6%). Analisis data yang digunakan adalah uji chi square, Hasil uji statistik yang didapatkan adalah Nilai Signifikansi = 0,000 ( > 0,05) yang berarti Ha diterima yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi peserta Prolanis di Puskesmas Gunungsari.

References

Anonim.2017, Pemberantasan dan Penanggulangan Tuberculosis.Yogyakarta Anonim. 2009. Mikrobakterium Tuberculosis. Jurnal Kedokteran
Anonim. 2018. Analisis faktor Risiko Kejadia Penyakit Tuberkulosis bagi Masyarakat Daerah Kumuh Kota Palembang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia
Anonim. 2007. Pedoman Diagnosis dan Penatalaksaan Tuberculosis di Indonesia, available, http : //www.klik.pdpi.com / consensus /TB/tb/html. Diakses tanggal 14 september 2019
Budiman dan Rianto, 2013.Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta. Salemba Medika
Chandra B. 2012. Pengantar kesehatan Lingkungan,Jakarta : EGC
Djojodibroto, D. 2009, Respirologi (Respiratory Medicine). Jakarta : EGC Kementerian Kesehatan RI. 2015, Tuberculosis, Temukan Obat Sampai Sembuh. Jakarta Kemenkes RI
Leban, Yoanes. 2008. Penyakit TBC dan Cara Pencegahannya.Penyakit Paru (BP4) Minggiran.Yogyakarta
Nuraini, B. (2015). Risk factors of hypertension. 4, 10–19
Prabowo, D., 2012 hubungan tingkat pengatahuan tentang tuberculosis dengan kepatuhan minum obat pada penderita TBm paru di BBKM Surakarta (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Notoadmodjo, Soekidjo. ( 2014). Metedologi Penelitian Kesehatan, Jakarta, Rineka Cipta.
Padila. (2012). Buku Ajar: Keperawatan keluarga. Yogyakarta: Nuha Medik
Published
2021-09-02
How to Cite
Radiah, N., Diansa, T., & Nufus, L. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan PasienTuberculosis (TB) Dengan Kepatuhan Minum Obat di Puskesmas Gunung Sari. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 9(2), 91 - 93. https://doi.org/10.51673/jikf.v9i2.879