Psikologi Tokoh Utama dalam Syair al-I’tiraf Karya Abu Nawas
Psikologi Tokoh Utama dalam Syair al-I’tiraf Karya Abu Nawas
Abstract
Penelitian ini berfokus pada kajian psikologi tokoh utama pada syair al-I’tiraf Karya Abu Nawas. Abu Nawas merupakan salah satu penyair yang memiliki karya-karya monumental sehingga menarik untuk dikaji lebih dalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pustaka (library Reaserch) dengan pisau analisis psikologi sastra. Hasil dari penelitian ini adalah tokoh aku adalah seorang yang memiliki sifat yang rendah hati, sabar dan pantang menyaerah. Tokoh aku dalam syair al-i’tirof memiliki sifat yang rendah hati ia menghadap kepada Allah karena ia merasa dirinya tidak pantas menjadi penghuni surga dan tidak mampu dengan siksa api neraka dia berharap doanya diterima karena Allah lah pemilik ampunan segala dosa yang telah dilakukan hamba-hambanya. Dalam syair al-i’tirof tokoh aku memiliki sifat yang sabar dalam artian tetap istiqomah untuk mendekatkan diri kepada Allah dia mengibaratkan dosanya laksana butiran pasir yang tidak akan dapat dihitung dan tokoh aku tetap bersabar untuk tetap berdoa kepada Allah agar dosanya diampuni. Dalam syair al-i’tirof tokoh aku juga mempunyai sifat pantang menyerah dalam usahanya agar dosa-dosanya di ampuni oleh Allah karna jika dosanya tidak dikabulkan maka dia akan mempertanggung jawabkan dosa-dosanya di akhirat kelak.
References
Aminuddin. 2004. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur penelitian: Suatu Pendekatan Praktik.Jakarta: Rineka Cipta.
Barzun, Jacques. 2000. From Dawn to Decadence. Perennial : Harper Collins Publishers.
Chaplin, J. P. 2011. Kamus Lengkap Psikologi (Terjemahan Kartini Kartono). Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada
Groschnek, Margareta .1979. Kinder und Jugendliteratur. München : Fink
Hall S. Calvin & Garnder Lindzey.1978. Theory of Personality.Third Edition. Canada. John Wiley & Sons, Inc
Harjana, Andre. 1981. Kritik Sastra :Sebuah Pengantar. Jakarta :Gramedia.
Harjana, Andre. 1981. Kritik Sastra :Sebuah Pengantar. Jakarta :Gramedia.
King, Laura A. 2010. Psikologi Umum. Jakarta: Salemba Humanika.
Asnawi H. Abdullah Zaini D, Evergreen Qasidah (kumpulan syair hikmah), Cet I. (Lamongan: Gemah Suara Pesantren, 2005).
Jabrohim, Teori Penelitian Sastra, cet.5 (Yokyakarta: pustaka,2012).
Latifi Nasrul Yulia, analisis puisi Ana karya Nazik al-Malaikah dengan teori Semiotik Riffater.
Rachmat Djoko Pradopo, Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapannya, cet. 8 (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011).
Suroso, Teori Metode, dan Aplikasi Kritik Sastra, Cet I, (Yogyakarta: Elmatera Publishing, 2009).
Mahliatussikah, Hanik. 2015. Pembelajaran Puisi: Terori dan Penerapan dalam Kajian Puisi Arab. Malang: IKIP Malang.
Endraswara, Suwardi. 2008. Metodologi Penelitian Sastra, Epistemologi, Model, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta. MedPress.
Siswanto, Wahyudi. 2008. Pengantar Teori Sastra. Jakarta.
PENAOQ: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata Copyright@Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram


