NARASI PASTORAL DAN KRITIK EKOLOGI DALAM ONTOLOGI CERPEN TEMUKAN WARNA HIJAU YANG DIPRAKARSAI RENI ERINA (KAJIAN EKOKRITIK SASTRA)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk narasi pastoral dan kritik ekologi dalam ontologi cerpen Temukan Warna Hijau yang diprakarsai oleh Reni Erina dengan menggunakan perspektif ekokritik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Data dalam penelitian berupa teks yang mengacu pada rumusan masalah tentang bentuk narasi pastoral dan kritik ekologi dalam ontologi cerpen Temukan Warna Hijau, sedangkan sumber data dalam penelitian ini yaitu ontologi cerpen Temukan Warna Hijau yang diprakarsasi oleh Reni Erina dan diterbitkan oleh PT Elex Media Komputindo pada tahun 2014. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Instrumen dalam penelitian ini yaitu penulis yang berdasarkan pada penelitian tentang bentuk narasi pastoral dan kritik ekologi. Berdasarkan hasil penelitian, dalam ontologi cerpen Temukan Warna Hijau yang diprakarsai Reni Erina ditemukan adanya narasi pastoral (kearifan lingkungan) yang ditunjukkan para tokoh, seperti sikap kasih sayang dan kepedulian terhadap alam, sikap hormat terhadap alam, serta sikap tanggung jawab terhadap alam. Selain itu, dalam ontologi cerpen Temukan Warna Hijau yang diprakarsai Reni Erina juga ditemukan kritik ekologi dalam bentuk pencemaran ekosistem sungai, punahnya makhluk hidup dalam sebuah ekosistem, serta illegal logging.
References
Anggarista, Randa dan Nurhadi. (2018). Representasion of Benuaq Ethnic’s Environemental Wisdom in the Novel of Api Awan Asap by Korrie Layun Rampan. International Journal of Language and Literature, 6 (1), 38-45.
Bergthaller, Hannes, et al. (2014). Mapping Common Ground: Ecocriticism, Environmental History, and the Environmental Humanities. Environmental Humanities, 5, 261-276.
Buell, Lawrence. (2005). The Future of Enviromental Criticism: Environemntal Crisis anda Literary Imagination. USA: Blackwell Publishing.
Dewi, Novita. (2015). Manusia dan Lingkungan dalam Cerpen Indonesia Kontemporer: Analisis Ekokritik Cerpen Pilihan Kompas. Jurnal Litera, 14 (2), 376-391.
Endraswara, Suwardi. (2016). Metodologi Penelitian Ekologi Sastra: Konsep, Langkah, dan Penerapan. Yogyakarta: CAPS.
Fauzi, Ammar Akbar. (2014). Kritik Ekologi dalam Kumpulan Cerpen Kayu Naga Karya Korrie Layun Rampan Melalui Pendekatan Ekokritik. Skripsi, tidak diterbitkan. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Erina, Reni. (2014). Temukan Warna Hijau. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
Garrard, Greg. (2004). Ecocriticism: The New Critical Idiom. London and New York: Routledge.
Glotfelty, C and Harold F. (1996). The Ecocriticism Reader: Landmarks in Literary Ecology. London: University of Georgia Press.
Goldwyn, Adam J. (2015). Toward a Byzantine Ecocriticism: Witches and Nature Control in the Medieval Greek Romance. Byzantine and Modern Greek Studies, 39 (1), 66-84.
Keraf, A. S. (2010). Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.
Love, Glen A. (2003). Practical Ecocriticism: Literature, Biology, and The Environment. USA: University of Virginia Press.
Mahyudin, dkk. (2015). Analisis Kualitas Air dan Strategi Pengendalian Pencemaran Air Sungai Metro di Kota Kepanjen Kabupaten Malang. J-PAL, 6 (2), 105-114.
Maimunah. (2014). Perlawanan Alam terhadap Kolonialisme dalam Cerpen Pohon Jejawi Karya Budi Darma. Jurnal Litera, 13 (2), 326-337.
Puspitasari, Dinarjati Eka. (2009). Dampak Pencemaran Air Terhadap Kesehatan Lingkungan dalam Perspektif Hukum Lingkungan: Studi Kasus Sungai Code di Kelurahan Wirogunan Kecamatan Mergangsan dan Kelurahan Prawirodirjan Kecamatan Gondomanan Yogyakarta. MIMBAR HUKUM, 21 (1), 23-35.
Richard, K. (1998). Small Rooms and The Ecosystem: Environmentalism and De Lillo’s White Noise, in Kerridge, R., and Sammells, N. (eds). London: Zed Books.
Schickling, Jared. (2011). Ecocriticism, Ecopoetics, Legibility: Among Other Things, the Objectively Signified. Literary Imagination, 13 (1), 80-88.
Taylor, Jesse Oak. (2015). Ehere is Victorian Ecocriticism. Victorian Literature and Culture, 43, 877-894.
Wiyatmi. (2016). Conquest and Care for the Preservation of Nature and Environment in the Novel Amba by Laksmi Pamuntjak: Study Ecocriticism. Humaniora, 28 (3), 315-323.
Yahya, Hamoud., Zalina, Mohd, Zalim., & Ravichandran, Vengadasamy. (2012). Eco- Resistance in the Poetry of the Arab Poet Mahmoud Darwish. The Southeast Asian Journal of English Language Studies, 18 (1), 75-85.
Copyright (c) 2020 Randa Anggarista

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
PENAOQ: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata Copyright@Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram


