Mengembangkan Kepribadian Anak Melalui Sastra Anak (Dongeng)

  • Isnaini Yulianita Hafi Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Keywords: sastra anak, kepribadian, dongeng

Abstract

Sastra anak di Indonesia selama ini dianggap sebagai 'bagian kecil' dari sastra Indonesia. Ia seolah 'sastra dewasa yang dianggap kecil', sastra anak sebagai anak sastra. Sementara, sastra Indonesia yang kentara angker menjadikan dirinya eksklusif dan makin menjauh dari ruang kebutuhan. Demikian pula sastra anak, yang seharusnya berada dalam keberterimaan, ia tidak diajarkan sesuai dengan perkembangan anak yang semestinya dulce et utile, yaitu yang menyenangkan dan memberikan pencerahan. Artinya, sastra bagi anak sebenarnya adalah batu loncatan agar mereka terbiasa membaca, sehingga ia selanjutnya tidak gagap ketika membaca buku-buku lain di luar buku sastra. Sastra anak khususnya dongeng diyakini memiliki kontribusi yang besar bagi perkembangan kepribadian anak dalam proses menuju ke kedewasaan. Dongeng diyakini mampu menjadi salah satu sarana untuk menanam, memupuk, mengembangkan, dan bahkan melestarikan nilai-nilai yang diyakini baik dan berharga oleh keluarga, masyarakat, dan bangsa karena adanya pewarisan nilai-nilai itulah, eksistensi suatu masyarakat dan bangsa dapat dipertahankan.

References

Departemen Pendidikan Nasional (2007)Kajian Kebijakan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Balitbang Depdiknas
Depdiknas, Ditj, PLSP, Direktorat PADU (2004). Modul Sosialisasi PADU: Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Direktorat PADU
Dewi, Mutiara Sari. 2017. Proses pembiasaan dan peran orang terdekat anak sebagai upaya penanaman nilai agama dan moral anak usia dini. Vol
Fathurrohman, Pupuh. (2013). Pengembangan Pendidikan Karakter. Jakarta : PT Refika Aditama.
Megawangi, Ratna 2006. Pendidikan Karakter: Solusi yang Tepat untuk Membangun Bangsa. Jakarta: Indonesia Heritage Foundation.
Nurgiyantoro, Burhan. 2005. Sastra Anak: Pengantar PemahamanDunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Suryabrata, Sumadi. 2005. Metotologi Penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Rosdiyana, Yusi. dkk. 2008. Bahasa dan Sastra Indonesia di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Tarigan, Henry Guntur. 1995. Dasar-dasar Psikosastra. Bandung: Angkasa.
Teeuw, A. 2003. Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Published
2021-02-11
How to Cite
Hafi, I. (2021). Mengembangkan Kepribadian Anak Melalui Sastra Anak (Dongeng). PENAOQ: Jurnal Sastra, Budaya Dan Pariwisata, 1(1), 63-68. https://doi.org/10.51673/penaoq.v1i1.497