KINERJA KEPALA SEKOLAH UNTUK MELAKSANAKAN KOMPETENSI SOSIAL GURU MELALUI BUDAYA BOBASO SE RASAI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan kompetensi sosial guru melalui budaya bobaso se rasai (rasa kebersamaan) yang menjadi isu di masyarakat Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Desain penelitian yaitu studimulti kasus di sekolah menengah kota Ternate Provinsi Maluku Utara Indonesia. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi. Peneliti mengunakan analisis data dilaksanakan melalui dengan cara reduksi data, penyajian data dan menarik kesempulan. Peneliti juga memakai uji kredibilitas data, uji dependabilitas data uji transferabilitas data, dan uji konfirmabilitas data.Pengembangan kompetensi sosial guru melalui budaya bobaso se rasai (rasa kebersamaan) harus di pahami oleh guru tentang nilai-nilai budaya dengan adanya perkembangan pendidikan, yang menjadi dasar untuk mempertahankan budaya lokal diintegrasikan pada guru dalam pengabdian. Temuan dalam penelitian ini menunjukan bahwa setiap guru harus mengetahui kekuatan dari budaya bobaso se rasai (rasa kebersamaan) mempunyai nilai keistimewaan yang menyatukan semua orang dari berbagai etnis, budaya dan agama yang berbeda, supaya guru dapat mengaplikasikan nilai-nilai budaya dimasukan pada kompetensi sosial guru.
