Analisis Kandungan Boraks Dalam Bakso Yang Beredar di Pasar Tradisional Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat

  • M. Sidrotullah Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Sofian Hadi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Gina Fitrotin Nufus Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Keywords: Bakso, Boraks, Lombok Barat

Abstract

Bakso sangat disukai masyarakat luas dari berbagai tingkat umur, sosial dan pendidikan. Namun kenyataannya ada banyak produsen bakso yang tidak memperhatikan faktor kesehatan. Banyak produsen bakso menggunakan bahan pengenyal yang berbahaya agar menghasilkan bakso yang kenyal, seperti boraks atau bahan kimia lainnya. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengidentifikasi Kandungan Boraks Dalam Bakso Yang Beredar Di Pasar Tradisional Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat.

Penelitian  ini menggunakan metode uji kualitatif yaitu pengujian warna dengan kertas  tumerik, dan uji pengendapan AgNO3. Sampel diambil dengan metode simple random sampling  pada bakso yang dijual di Pasar Tradisional Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat.

Hasil  penelitian ini menunjukkan bahwa tidak satupun bakso yang dijual di Pasar Tradisional Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat mengandung boraks yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

References

Aulawi, T., dan Ninsix, R. 2009. Sifat Fisik Bakso Daging Sapi Dengan Bahan Pengenyal dan Lama Penyimpanan Yang Berbeda. Jurnal Peternakan 6 (2) : 44-52
BPOM RI, 2013, Hasil Pengawasan Obat tradisional Mengandung Bahan Kimia Obat, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Jakarta.
Efrilia, M., Prayoga, T., & Mekarsari, N. (2016). Identifikasi Boraks dalam Bakso di Kelurahan Bahagia Bekasi Utara Jawa Barat dengan Metode Analisa Kualitatif Identification of Boraks in Meatball Which Sell at Kelurahan Bahagia Bekasi West Java with a Kualitative Analysis Methode. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 1(11), 113–120.
Fuad, N.R., 2014, Identifikasi Kandungan Boraks Pada Tahu Pasar Tradisional Di Daerah Ciputat: Skripsi. Jakarta. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Fadlan, F. 2001. Mempelajari Pengaruh Bahan Pengisi dan Bahan Makanan Tambahan Terhadap Mutu Fisik dan Organoleptik Basko Sapi, Naskah Skripsi S1. Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan (Cetakan II). Jakarta: Rhineka Cipta
Putra, A.K. 2009. Formalin dan Borax Pada Makanan (Formalin and Borax in Food). Institut Teknologi Bandung. Bandung
Rohman, A., & Sumantri. (2007). Analisis Makanan. Yogyakarta: Gajdah Mada University Press
Saputrayadi. A., Asmawati., Marianah., Suwati., 2018. Analisis Kandungan Boraks dan Formalin Pada Beberapa Pedagang Bakso di Kota Mataram, Jurnal Agrotek, 5(2).
Yusuf, S. F. (2015). Metodologi Penelitian Kesehatan, 1–75
Widyaningsih, T.W, dan E.S. Murtini. 2006. Alternatif Pengganti Formalin Pada Produk Pangan. Surabaya: Trubus Agirasana. Pusat definisi, 2012. bakso. ³http://www.pusat-definisi.com/2012/11/bakso-adalah.html¥ Diakses 16 juni 2014
Published
2023-09-05
How to Cite
Sidrotullah, M., Hadi, S., & Nufus, G. (2023). Analisis Kandungan Boraks Dalam Bakso Yang Beredar di Pasar Tradisional Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 11(2), 74 - 76. https://doi.org/10.51673/jikf.v11i2.2043